Indonesia  English
Sejarah Perusahaan

Dimulai Tahun  1977, H. Rukun Sudarsono merintis usaha keluarga dengan menampung tembakau dari masyarakat sekitar yang pada waktu itu hampir seluruhnya memiliki mata pencaharian sebagai petani tembakau. Dengan niat yang kuat, kejujuran, keuletan demi untuk mencukupi kebutuhan keluarga, terutama dorongan dari keluarga H. Rukun Sudarmaji, segala halangan dan gangguan dilewati dengan ketabahan dan keikhlasan hati. Perkembangan positif nampak ketika sebuah pabrik rokok besar memberi kesempatan beliau untuk mensupply tembakau satu ton perhari. Tahun berikutnya keuletan dan kegigihan H.Rukun Sudarsono telah mendapatkan hasil yang signifikan, bermula dari omset jutaan rupiah hingga sampai meraih omset milyaran rupiah. Usaha keras untuk mensupply tembakau sebanyak mungkin bukan isapan jempol biasa, beliau mampu mensupply tembakau 800  s/d 1000 ton per tahun. Sungguh sulit dipercaya, tetapi itulah realita yang terjadi pada seorang pioneer sebagai seorang inspirator keluarga dan lingkungannya.

Pada tahun 1978 putra beliau (Marwoto) yang masih duduk di bangku kuliah memiliki ide yang bertolak belakang dengan latar belakang bisnisnya. Putra dan menantu beliau (Bambang Dwiyanto) menghadap pada beliu sambil berkata “ Bapak, saya bangga jika melihat karyawan bapak pulang pergi kerja di usaha bapak, akan tetapi saya sama mas Bambang akan membuat lebih bangga lagi, jika ide kami berdua ini bapak kabulkan kami akan melipatkan 2x labih banyak di banding karyawan bapak“, mendengar pernyataan putra-putranya hati beliau trenyuh, sambil berfikir panjang beliau tidak serta merta menyetujui kehendak putranya tersebut, langkah awal yang di tempuh beliau yaitu memfasilitasi putranya untuk belajar menjadi suplyer sawn timber, dengan tujuan untuk belajar di dunia bisnis kayu. Tidak terlalu lama melihat potensi dan kemauan putranya tersebut H. Rukun Sudarsono  menyetujui maksud putranya untuk mendirikan sebuah tempat produksi barecore sederhana di seputar tempat tinggalnya.

Tahun 2005 ide dari putranya dapat direalisasikan dengan mendirikan CV. Putra Makmur Abadi yang bergerak pada bidang industri perkayuan dengan output produksi berupa bare core yang berkembang terus sampai menembus angka 6700 M3 / bulan, pemasaranya bermula pasar domestik hingga menembus pasar export, seiring pesatnya pertumbuhan usahanya maka munculah CV. PMA II, yang pengembanganya masih tetap dalam satu lokasi.

Tahun  2010, tidak bisa di pungkiri, sudah menjadi naluri bisnis yang selalu cepat dalam berfikir dan bertindak, hal itu tidak lepas dari kecermatan membaca peluang dan dukungan dari pihak keluarga, sekarang semua keluarga bersatu mengelola bisnis tersebut, managemen kekeluargaan masih sangat di kedepankan dalam mengembangkan usaha dan selalu memikirkan perubahan terus menerus. pada tahun tersebut didirikan  2 (dua) pabrik sekaligus yang berlainan lokasi dan badan hukumnya, PT. ASM (Albasia Sejahtera Mandiri) bertempat di Semarang dan yang satu di daerah Temanggung di beri nama PT. ASA (Apindo Sejahtera Mandiri) di tahun 2011 kedua pabrik telah beroperasi, visi misinya akan menjadikan bisnis Rukun Group yang terintegrasi dan terkonsep sistem kekeluargaan yang terarah dan terpusat.